MEMBANGUN OTAK SUKSES

Posted: April 13, 2011 in Tugas-Tugas Kuliah (2011-2012)

MEMBANGUN OTAK SUKSES

Penulis : Napoleon Hill

Buku ini berbicara tentang kesuksesan yang betul-betul sangat mendasar, bagi hill kesuksesan bukanlah bidang yang dikuasai oleh keberuntungan, keturunan, latar belakang pendidikan, atau kehendak dewa-dewa, sebab sukses dan keberuntungan bisa diraih siapa saja.

Hill tidak hanya menyoroti dengan tajam dan focus pada hal-hal yang bisa membuat orang memetik sukses, tetapi juga memaparkan beberapa kesalahan yang biasa dilakukan orang sehingga gagal mencapai kesuksesan.

Keberuntungan adalah milik kaum muda yang mau belajar, saat masih belia, untuk menggunakan imajinasinyanya dan kemudian bisa melipat gandakan peluang-peluang menjadi lebih besar.

Imajinasi adalah “fakultas” dalam otak yang bisa digali, dikembangkan dan diperluas dengan cara penggunaan praktis siapa pun anda, dimana pun anda, apapun anda, berdasarkan pekerjaan selalu saja ada ruang untuk membuat diri anda lebih berguna, dan lebih berguna dan lebih produktif, dengan cara menggunakan dan mengembangakan inmajinasi.

Tujuan dari buku The Law of Succes ini adalah membuat anda lebih berkemampuan dalam bidang kerja yang anda pilih. Untuk tujuan ini anda akan dianalisis dan semua kualitas anda akan diklasifikasikan sehingga bisa mengorganisasikan lalu menggunakan sebaik mungkin.

Pelajaran 1

Membangkitkan Kimiawi Sukses

Membangkitkan kimiawi sukses sangat terkait kehidupan bagaimana seseorang menyesuaikan diri terhadap lingkungan kehidupan yang selalu berubah dan selalu beragam. Penyesuaian diri itu harus dalam spirit harmoni dan nyaman. Harmoni itu sendiri didasarkan pada pemahaman terhadap kekuatan yang membentuk lingkungan seseorang.

Tujuan sang pengarang, dalam mempersiapkan buku ini adalah dua hal yang dialami :

Pertama     :   membantu anda menempuh menemukan kelemahan diri sendiri.

Kedua        :   Membantu menciptakan rencana jelas untuk menjembatani     kelemahan-kelemahan itu.

Yang paling menonjol dari kelemahan yang menyenjangkan jarak antar seseorang dengan kesuksesan adalah : tidak bisa toleran, tamak, iri, curiga, dendam, mementingkan diri sendiri, angkuh, cenderung ingin memanen walau tidak pernah menanam dan kebiasaan besar pasak dari pada tiang.

Dalam pelajaran pertama The Law of Succes ini, anda akan menemukan deskripsi tentang hukum psikologi yang dari semua prestasi besar personal. Tak seorang pun punya kesempatan menikmati kesuksesan permanen hingga ia mulai bercermin dalam-dalam untuk melisaht penyebab sesungguhnya dari kekurangannya. Anda tidak akan bisa menikmati kesuksesan luar biasa dalam hidup tanpa power, dan anda tidak akan pernah bisa menikmati kesuksesan luar biasa dalam hidup hidup tanpa kepribadian memadai untuk mempengaruhi orang lain lain agar mau bekerja sama dengna anda dalam spirit harmoni.

Rangkaian buku ini akan menunjukan pada anda langkah demi langkah bagaimana mengmbangkan kepribadian semacam itu dari kelima belas hukum kesuksesan :

1.      Satu-satu utama yang jelas hukum ini mengajar anda bagaimana tidak membuang berbagai upaya dengna sia-sia.

2.      Kepercayaan diri : hukum yang selalu ada disetiap diri dan mengendalikan enam ketakutan dasar yang selalu ada disetiap diri kita yaitu takut miskin, takut kesehatan terganggu, takut menjadi dua, takut menjadi dua, takut dikritik, takut kehilangan cinta seseorang dan takut akan mati.

3.      Kebiasaan menabung : hukum ini mengajari anda bagaimana mendistribusikan pemasukan uang secara sistematis.

4.      Inisiatif dan kepemimpinan : hukum ini menunjukan pada anda bagaimana menjadi pemimpin dan bukannya menjadi pengikut atau pengekor dalam bidnag kesukaan yang anda pilih sendiri.

5.      Imajinasi : hukum ini merangsang otak anda sedemikian rupa sehingga anda mendapatkan ide-ide baru dan mengembangkan rencana-rencana baru yang akan membantu anda mencapai sasaran tujuan utama yang jelas.

6.      Antusiasme : hukum ini menjadikan anda bisa ”menemui” otak siapa saja ydang anda temui dengna kepentingan-kepentingan yang ada dalam pikiran anda. Antusiasme adalah kondisi bagi kepribadian yang menyenangkan.

7.      Kontrol diri adalah ”roda pertimbangan” ddimana anda bisa mengontrol antusiasme dan mengerahkannya kemana saja yang anda inginkan. Ini akan mengajari anda secara sangat praktis bagaimana menjadi ”master atas nasib atau kapten atas jiwa” anda sendiri.

8.      Kebiasaan bekerja lebih dari yang dibayarkan : hukum ini adalah salah satu pelajaran yang paling penting dalam hidup. Itu akan mengajari bagaimana memanfaatkan hukum imbal balik yang meningkat.

9.      Kepribadian menyenangkan : hukum ini adalah “tumpuan dimana Anda harus meletakkan “pengungkit dan usaha kerja.

10.  Berfikir akurat adalah salah satu fondasi penting dari semua kesuksesan yang berkelanjutan dan berkepanjangan. Hukum ini mengajari Anda bagaimana memisahkan ”fakta” dari ”sekedar informasi”

11.  Konsentrasi : hukum ini mengajari Anda bagaimana memusatkan perhatian ke satu subjek.

12.  Kerja sama : hukum ini mengajari Anda tentang nilai-nilai kerja tim bagi hal apapun yang anda lakukan.

13.  Mengambil keuntungan dari kekeliruan : hukum ini akan mengajari anda bagaimana mengambil keuntungan dari kegagalan anda sendiri dan kegagalan orang lain.

14.  Toleransi : hukum ini akan mengajarid anda bagaimana menghindari dampak buruk dari prasangka rasiak dan religius.

15.  Mempraktekan The Golden Rule : hukum ini, anda bisa tahu bagaimana menggunakan hukum universal tentang perilaku manusia sedemikian sehingga anda bisa dengan mudah mendapatkan kerjasama harmonis dengan individu atau kelompok lain.

Tujuan dari kelima belas hukum ini adalah mengembangkan atau membantu anda punya. Sebagaimana diketahui umum, semakin banyak seseorang mengajarkan suatu hal pada orang lain maka sebenarnya ia belajar semakin banyak tentang hal itu. Ada dua metode besar untuk mengumpulkan pengetahuan yaitu,

pertama : dengan mempelajari, mengklasifikasi dan mengasimilasi fakta-fakta yang telah diorganisasikan orang lain.

Kedua : dengan pengalaman pribadi setiap otak adalah stasiun pemancar sekaligus penerima, pengarang buku ini sudah membuktikan sebagitu seringnya bahwa setiap otak manusia adalah stasiun pemancar sekaligus penerima getaran frekuensi pemikiran. Jika teori ini nantinya menjadi kenyataan dan metode kontrolnya sudah ditetapkan, bayangkan bagian dari ini yang akan berpengaruh besar dalam pengumpulan, mengklasifikasikan dan pengorganisasian pengetahuan master mind. Sebelum membahas ini, ada baiknya menyinggung tentang brain and mind. Bila kata bicara brain kalah merujuk pada otak secara fisik serta jaringan-jaringan. Bila kita bicara tentang mind, maka terkait dengan isi spirit dari otak itu yakni pikirkan.

Master mind dihasilkan dengan mendeskripsikan cara-cara bagaimana seseorang mengumpulkan, mengklasifikasi, dan mengorganisasikan pengetahuan yang berguna melalui aliansi atau persekutuan dua otak atau lebih.

Tak sekelompok pikiran yang bisa dileburkan dan dipadukan menjadi master mind jika salah satu individu dalam kelompok itu memiliki pemikiran yang negatif dan berisi penuh penolakan. Jika tidak yakin pada kerjasama, lihatlah apa yang terjadi dengan kereta yang kehilangan satu roda.

Otak manusia punya hubungan langsung dengan gelombang energi yang berkelanjutan yang memberi power pada manusia untuk berpikir. Otak menerima energi ini, memadukannya dengan energi yang berasal dari makanan, lalu mendistribusikannya ke setiap bagian tubuh dengan bantuan sistem saraf dan darah ini apa yang kita sebut sebagai ”hidup” tetapi jika kita merasa cemas, rasa senang, rasa takut, akan berpengaruh dalam proses pencernaan. Perasaan-perasaan di atas bahkan bisa menghentikan prose situ, sehingga menyebabkan orang itu jadi sakit atau bahkan “mati”.

Pelajaran 2

Tentukan Tujuan yang Jelas

Pelajaran ini ditunjukkan sebagai perangsang pikiran yang nantinya menyebabkan Anda mengorganisasi dan mengarahkan satu tujuan yang jelas dari kekuatan pikirannya.

Tempat terbaik untuk mempelajari manusia adalah dalam pikiran kita sendiri, dengan meneliti seakurat mungkin pikiran anda sendiri. Jika anda sudah mengenal diri anda secara mendalam dan menyeluruh, maka anda juga akan tahu banyak tentang orang lain.

Untuk mengetahui orang lain bukan dari sekedar tampaknya, tetapi tahu nyatanya, maka pelajarilah mereka lewat hal:

1.      Postur tubuh dan cara mereka berjalan.

2.      Nada suara, kualitas, pitela dan volumenya.

3.      Tatapan mata, apakah langsung atau arahnya tidak jelas.

4.      Penggunaan kata-kata, kecenderungannya dan kualitasnya.

Untuk mengenal orang itu secara lebih jauh maka pelajarilah :

1.      Saat marah

2.      Saat jatuh cinta

3.      Saat terlibat dengan uang

4.      Saat makan

5.      Saat menulis

6.      Saat dalam masalah

7.      Saat gembira

8.      Saat sedih

9.      Saat kalah dalam pertandingan

10.  Saat menang dalam pertandingan

Sebelum mengenali orang senyatanya dan apa adanya, Anda juga harus mengamatinya dalam mood yang diekspresikannya. Kebanyakan dari kita lebih memilih ilusi daripada realitas, kebenaran-kebenaran baru, jika diterima sepenuhnya, ibaratnya seperti garam. Sebagian dari kita meminta lebih banyak daripada sekedar garam yang sudah cukup untuk di konsumsi. Kebanyakan kita terlalu banyak ide sehingga jadi tidak berguna sama sekali.

Jalan menuju penyampaian kebenaran tidak selalu gampang. Scatres terpaksa harus minum racun, Kristus harus disalib, Stephen harus dirajam, Bimo harus dibakar.

Setiap orang harus bisa menyibukkan diri dengan mengumpulkan ide-ide baru dari sumber-sumber yang lebih luas daripada sekedar dari lingkungan tempat ia hidup dan kerja sehari-hari.

Pikiran akan menjadi cupet, mandek, sempit, dan bahkan tertutup jika kita tidak mencari ide-ide baru.

Petani harus sesering mungkin pergi ke kota, berjalan menemui wajah-wajah asing di antara gedung perkantoran. Ketika kembali ke lahan pertaniannya, pikirannya menjadi lebih segar dengan ide-ide baru, punya lebih banyak nyali, dan antusiasme yang lebih besar. Begitu juga sebaliknya.

Jangan takut pada ide-ide baru. Ide baru itu bisa berarti sebagai perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.

Jangan hanya bilang pada dunia bahwa anda bisa melakukannya tetapi tunnjukkanlah.

Salah satu tujuan utama dari buku ini adalah membantu Anda membangkitkan kinerja di bidang yang anda pilih sendiri sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan maksimal baik dalam bentuk uang maupun kebahagiaan.

Kata kunci dari seluruh pelajaran ini adalah jelas.

Tujuan utama anda dalam hidup harus diseleksi dengan seksama, teliti dan bijak. Setelah dipilih tuliskan tujuan itu dan tempatkan di suatu tempat dimana Anda bisa melihatnya setidaknya dua kali dalam sehari. Dampaknya anda akan terbimbing langkah demi langkah mencapai tujuan utama anda itu.

Orang sukses cenderung mencari teman orang-orang yang sukses juga. Orang yang bekerja keras tetapi tanpa tujuan jelas dalam bentuk rencana jelas tentang apa yang harus dicapai adalah seperti kapal uap yang kehilangan kemudi. Niat baik dan kerja keras saja belum cukup untuk mengantar orang menuju kesuksesan. Alasannya, bagaimana mungkin orang merasakan kepastian mencapai sukses jika dibenaknya belum menetapkan sasaran-sasaran jelas yang harus diraihnya.

Siapa saja bisa melakukan start tetapi hanya yang bersungguh-sungguhlah yang bisa finish.

Tujuan utama dari pelajaran ini bukan memberi tahu anda tentang bagaimana seharusnya kehidupan kerja Anda karena hal itu bisa dilakukan dengan akurat setelah anda di analysis dengan sepenuhnya. Pelajaran ini dimaksudkan sebagai alat untuk mengisi pikiran anda dengan konsepsi jelas tentang nilai dari definite dalam sebagai cara untuk mencapai power yang dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan anda.

Anda juga harus menjadikan objek dari tujuan utama itu sebagai ”hobi”. Artinya, Anda harus terlibat dengan tujuan itu kapan saja dan di mana saja.

Anda tidak akan pernah bisa menjadi power dalam masyarakat atau mencapai sukses pada bidang pilihan anda, sebelum Anda berjiwa besar untuk mengakui atas kesalahan sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s